Asplenium listeri
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
| Asplenium listeri | |
|---|---|
| Taksonomi | |
| Kerajaan | Plantae |
| Kelas | Polypodiopsida |
| Ordo | Polypodiales |
| Famili | Aspleniaceae |
| Genus | Asplenium |
| Spesies | Asplenium listeri C.Chr., 1905 |
| Tata nama | |
| Dinamakan berdasarkan | Joseph Jackson Lister (mul) |
| Distribusi | |
| Endemik | Pulau Natal |
Asplenium listeri, yang umum dikenal sebagai pakis limpa Pulau Natal, adalah spesies pakis dari famili Aspleniaceae. Spesies ini endemik di Pulau Natal, sebuah wilayah Australia di laut Hindia timur laut. Nama spesifiknya[1] diberikan untuk menghormati zoolog Inggris dan pengumpul tumbuhan Joseph Jackson Lister, yang mengunjungi pulau tersebut dengan HMS Egeria pada tahun 1887 dan menjadi orang pertama yang mengumpulkan spesimennya.[2]
Deskripsi
[sunting | sunting sumber]Pakis limpa merupakan pakis kecil, terestrial, dan lithofitik, dengan rizoma yang merayap pendek, serta helaian daun hingga 90 mm panjang yang tumbuh membentuk mahkota.[2]
Taksonomi
[sunting | sunting sumber]Pakis limpa Pulau Natal berkerabat dekat dengan Asplenium polyodon G. Forst., yang hidup di area yang sama dan dikenal sebagai pakis Sickle Spleenwort atau pakis Mare's Tails. Spesies ini dapat dibedakan dari yang terakhir berdasarkan helaian daun yang lebih keras dan umumnya lebih kecil, kemungkinan sebagai adaptasi terhadap habitat lithofitik yang lebih terbuka.[2]
Sebaran
[sunting | sunting sumber]Ditemukan hanya di Pulau Natal, pakis ini diketahui tumbuh di sejumlah lokasi yang sangat terbatas, terutama di celah-celah tebing dan di antara batu-batu pada tonjolan batu kapur yang terbuka dan terpapar langsung sinar matahari. Pakis ini merupakan komponen yang sangat langka dari komunitas vegetasi yang jarang, khas tebing pedalaman yang menjulang di atas hutan hujan dataran tinggi, dan hingga saat ini belum tercatat di zona vegetasi lain yang ada di pulau tersebut. Sebaran spesies ini kemungkinan besar terkait dengan lokasi-lokasi yang strategis untuk menangkap dan mempertahankan kelembapan dari angin pasat tenggara yang dominan.[2]
Status
[sunting | sunting sumber]Pakis ini dikategorikan sebagai Terancam Kritis pada 23 Juli 2002 berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Lingkungan dan Konservasi Keanekaragaman Hayati Australia 1999, saat diketahui hanya dari satu lokasi. Sejak itu, beberapa lokasi baru telah ditemukan, tetapi jumlah individu yang diketahui kurang dari 300, sebarannya sangat terbatas, dan rentan terhadap gangguan stokastik, dengan dua dari empat lokasi baru berada di luar Taman Nasional Pulau Natal.[2]
Referensi
[sunting | sunting sumber]Bibliografi
[sunting | sunting sumber]- Christensen, C. (1906). Index Filicum. Vol. Fascicles 1-12, 1753–1906. H. Hagerup. hlm. 118.
- Butz, Mark (2004). National recovery plan for the Christmas Island Spleenwort Asplenium listeri. Canberra: Dept of the Environment and Heritage, Australia. ISBN 0-642-55049-2.