Filmora
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (September 2025) |
| Filmora | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Tipe | mobile software (en) | ||||||||
| Versi pertama | 2015 | ||||||||
| Versi stabil | |||||||||
| Genre | Penyunting video | ||||||||
| Lisensi | Shareware Komersial | ||||||||
| Bahasa | Daftar bahasa Bahasa Inggris, Indonesia, dan lainnya | ||||||||
| |||||||||
| |||||||||
| Penilaian | |||||||||
| |||||||||
Sumber kode | |||||||||
Filmora (sebelumnya dikenal sebagai Wondershare Video Editor) adalah sebuah perangkat lunak penyunting video yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi Wondershare Technology. Perangkat lunak ini ditujukan bagi pengguna pemula hingga semi-profesional yang menginginkan antarmuka yang intuitif dan alur kerja yang sederhana tanpa mengorbankan fitur-fitur penyuntingan modern.[1]
Filmora tersedia untuk sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows dan macOS, serta dalam versi mobile untuk Android dan iOS. Karena kemudahan penggunaannya dan kekayaan aset bawaan, Filmora menjadi pilihan populer di kalangan kreator konten YouTube, pembuat konten media sosial, dan para hobiis.[2]
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Filmora pertama kali dirilis dengan nama Wondershare Video Editor. Pada tahun 2015, dengan peluncuran versi 5.1, perangkat lunak ini diubah namanya (rebranding) menjadi Filmora untuk memberikan citra yang lebih modern dan berorientasi pada kreator.[3]
Sejak saat itu, Filmora telah mengalami berbagai pembaruan besar, seringkali mengadopsi nomor versi yang mencerminkan pembaruan signifikan atau tahun rilis, seperti Filmora9, Filmora X (versi 10), dan seterusnya. Setiap versi baru umumnya menambahkan fitur-fitur canggih, peningkatan performa, dan integrasi teknologi terkini seperti kecerdasan buatan (AI).
Fitur Utama
[sunting | sunting sumber]Filmora dikenal karena menyeimbangkan kesederhanaan dengan fungsionalitas yang kuat. Beberapa fitur utamanya antara lain:[1]
- Antarmuka Pengguna Intuitif: Menggunakan sistem drag-and-drop dengan lini masa (timeline) yang mudah dipahami, sehingga cocok untuk pemula.
- Penyuntingan Dasar dan Lanjutan: Mencakup semua alat penyuntingan standar seperti memotong, membagi, menggabungkan klip, serta fitur yang lebih maju seperti keyframing, pelacakan gerak (motion tracking), dan green screen (chroma key).
- Perpustakaan Efek dan Aset Bawaan: Menyediakan ribuan transisi, judul, filter, dan elemen grafis bawaan. Filmora juga terintegrasi dengan perpustakaan media stok seperti Giphy, Pixabay, dan Unsplash.
- Fitur Berbasis Kecerdasan Buatan (AI): Versi terbaru Filmora telah mengintegrasikan berbagai fitur AI untuk mempercepat proses penyuntingan, seperti:
- AI Smart Cutout: Menghapus latar belakang video dengan presisi.
- AI Copywriting: Membantu membuat skrip atau judul video secara otomatis.
- AI Text-Based Editing: Mengedit klip video dengan cara menyunting transkrip teksnya.
- Perekaman Layar (Screen Recording): Kemampuan untuk merekam layar komputer, webcam, dan audio secara bersamaan, sangat berguna untuk membuat video tutorial atau gameplay.
- Ekspor dan Berbagi Langsung: Mendukung ekspor video dalam berbagai format dan resolusi hingga 4K, serta menyediakan opsi untuk mengunggah langsung ke platform seperti YouTube dan Vimeo.
Platform dan Versi
[sunting | sunting sumber]Filmora dikembangkan dalam beberapa versi untuk menjangkau platform yang berbeda:
- Filmora (Desktop): Versi utama untuk Windows dan macOS dengan set fitur paling lengkap.
- Filmora (Mobile): Sebelumnya dikenal sebagai FilmoraGo, aplikasi ini dirancang untuk penyuntingan cepat di perangkat Android dan iOS, dengan antarmuka yang dioptimalkan untuk layar sentuh.
Model Lisensi
[sunting | sunting sumber]Filmora adalah perangkat lunak komersial yang beroperasi dengan model shareware. Pengguna dapat mengunduh dan menggunakan versi uji coba secara gratis, tetapi semua video yang diekspor dari versi ini akan memiliki markah air (watermark).[2]
Untuk menghilangkan watermark dan membuka semua fitur, pengguna harus membeli lisensi. Wondershare menawarkan beberapa opsi, termasuk langganan bulanan/tahunan dan lisensi perpetual (seumur hidup) yang dibeli satu kali.
Penerimaan
[sunting | sunting sumber]Secara umum, Filmora menerima ulasan positif dari situs-situs teknologi, terutama karena dianggap sebagai titik masuk yang sangat baik ke dunia penyuntingan video.
- Kelebihan:
- Sangat mudah dipelajari dan digunakan oleh pemula.
- Antarmuka yang bersih dan tidak mengintimidasi.
- Koleksi efek, filter, dan aset bawaan yang sangat banyak.
- Harga yang lebih terjangkau dibandingkan perangkat lunak profesional.
- Adanya fitur-fitur berbasis AI yang inovatif.
- Kekurangan:
- Dianggap kurang memiliki kedalaman dan kontrol manual selengkap editor video profesional seperti Adobe Premiere Pro atau DaVinci Resolve.
- Terkadang membutuhkan sumber daya komputer yang cukup besar saat menangani proyek kompleks.
- Watermark pada versi gratis dianggap cukup mengganggu.
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 Michael Muchmore (15 Maret 2024). "Wondershare Filmora Review". PCMag. Diakses tanggal 24 September 2025.
- 1 2 Steve Paris (17 Januari 2024). "Wondershare Filmora review". TechRadar. Diakses tanggal 24 September 2025.
- ↑ "Wondershare Rebrands its Video Editor Software, Filmora is a New Generation of Video Editing Software". PRWeb. 28 April 2015. Diakses tanggal 24 September 2025.
