Modafinil
| Data klinis | |
|---|---|
| Nama dagang | Provigil, Alertec, Modavigil, dll |
| Nama lain | CRL-40476; Difenilmetilsulfinilasetamida |
| AHFS/Drugs.com | monograph |
| MedlinePlus | a602016 |
| License data | |
| Kategori kehamilan |
|
| Potensi ketergantungan | Relatif rendah |
| Rute pemberian | Oral (tablet)[1] |
| Status hukum | |
| Status hukum |
|
| Data farmakokinetika | |
| Bioavailabilitas | Tidak ditentukan karena air |
| Pengikatan protein | 62,3% |
| Metabolisme | Hati (terutama melalui hidrolisis amida);[2] terutama CYP1A2, CYP2B6, CYP2C9, CYP2C19, CYP3A4, CYP3A5[3] |
| Waktu paruh eliminasi | 15 jam (R-enantiomer), 4 jam (S-enantiomer)[4] |
| Ekskresi | Urin (80%) |
| Pengenal | |
| |
| CompTox Dashboard (EPA) | |
| ECHA InfoCard | 100.168.719 |
| Data sifat kimia dan fisik | |
| Rumus | C15H15NO2S |
| Massa molar | 273,35 g·mol−1 |
| Model 3D (JSmol) | |
| |
| |
Modafinil adakah obat untuk mengatasi kantuk akibat narkolepsi, gangguan tidur yang disebabkan jadwal kerja, atau apnea tidur obstruktif.[1][5] Walaupun penggunaan off label bisa digunakan sebagai penambah kognitif, penelitiannya tentang efektivitasnya masih kurang meyakinkan.[6][7] Rute pemberian obat ini melalui oral.[1]
Kejadian efek samping yang umum pada penggunaan obat ini antara lain sakit kepala, kecemasan, sulit tidur, dan mual.[1] Kejadian efek samping yang serius seperti reaksi alergi seperti anafilaksis, halusinasi , penyalahgunaan, dan, sindrom Stevens-Johnson.[1] Belum diketahui obat ini aman digunakan untuk ibu hamil.[1] Pada penderita gangguan ginjal atau hati perlu disesuaikan jumlah obatnya.[1] Obat ini tidak direkomendasikan pada orang yang mengalami aritmia, hipertensi berat, atau hipertrofi ventrikel kiri.[8] Mekanisme kerjanya belum diketahui secara pasti.[1] Mekanisme kerja yang mungkin ada ialah obat ini bisa memengaruhi area otak yang terlibat dengan siklus tidur.[1]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Modafinil Monograph for Professionals". Drugs.com. American Society of Health-System Pharmacists. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 30, 2019. Diakses tanggal 24 June 2018.
- ↑ Robertson P, Hellriegel ET (2003). "Clinical pharmacokinetic profile of modafinil". Clinical Pharmacokinetics. 42 (2): 123–37. doi:10.2165/00003088-200342020-00002. PMID 12537513. S2CID 1266677.
- ↑ Robertson P, DeCory HH, Madan A, Parkinson A (June 2000). "In vitro inhibition and induction of human hepatic cytochrome P450 enzymes by modafinil". Drug Metabolism and Disposition. 28 (6): 664–71. PMID 10820139.
- ↑ "Nuvigil Prescribing Information" (PDF). Nuvigil.com. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal January 7, 2018. Diakses tanggal January 20, 2019.
- ↑ "Provigil Prescribing Information" (PDF). United States Food and Drug Administration. Teva Pharmaceuticals USA, Inc. January 2015. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal February 17, 2017. Diakses tanggal July 18, 2015.
- ↑ Battleday RM, Brem AK (November 2015). "Modafinil for cognitive neuroenhancement in healthy non-sleep-deprived subjects: A systematic review". European Neuropsychopharmacology. 25 (11): 1865–81. doi:10.1016/j.euroneuro.2015.07.028. PMID 26381811. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal August 28, 2021. Diakses tanggal August 5, 2020.
- ↑ Meulen, Ruud ter; Hall, Wayne; Mohammed, Ahmed (2017). Rethinking Cognitive Enhancement. Oxford University Press. hlm. 116. ISBN 9780198727392. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal July 14, 2020. Diakses tanggal August 5, 2020.
- ↑ BNF 74 (Edisi 74). Pharmaceutical Press. September 2017. hlm. 468. ISBN 978-0857112989.
- ECHA InfoCard ID dari Wikidata
- Pages using infobox drug with unknown parameters
- Chemical pages without DrugBank identifier
- Drugs missing an ATC code
- Penghambat CYP2A6
- Pengimbas CYP3A4
- Obat dengan cara kerja yang belum diketahui
- Asetamida
- Difenilmetana
- Agonis dopamin
- Dermatoksin
- Penghambat pengambilan kembali dopamin
- Nootropika
- Stimulan
- Sulfoksida
- Agen pro-motivasi
- Penanganan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas
- Penghambat CYP2C19