Lompat ke isi

OpenHistoricalMap

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

OpenHistoricalMap (disingkat OHM) adalah proyek pemetaan kolaboratif secara daring yang bertujuan untuk membuat peta historis dunia dengan memanfaatkan teknologi dan proses yang dikembangkan oleh OpenStreetMap (OSM). Proyek ini dirancang untuk merekam dan menampilkan perubahan geografis dari waktu ke waktu, dengan menampung berbagai versi fitur spasial sesuai dengan periode sejarahnya.[1][2][3] Berbeda dengan OpenStreetMap yang berfokus pada kondisi terkini dan menghapus data yang sudah tidak berlaku,[4][5] OpenHistoricalMap mempertahankan dan mengarsipkan data historis agar dapat diakses secara berkelanjutan. Pendekatan ini memberikan wadah khusus bagi data yang tidak lagi relevan dengan konteks masa kini, sehingga dapat menghindari potensi kekeliruan interpretasi dalam data OSM modern.[6][7][8]

Domain OpenHistoricalMap.org pertama kali didaftarkan pada tahun 2009, dan pada tahun 2013 proyek ini mulai menggunakan turunan perangkat lunak dari situs web OpenStreetMap sebagai basis pengembangannya. Tujuan utamanya adalah menyediakan platform terbuka untuk memvisualisasikan perubahan spasial yang terjadi pada wilayah tertentu di berbagai periode sejarah.[9][10]

Walaupun memiliki nama yang serupa, proyek OpenHistoryMap yang dimulai pada tahun 2015 memiliki orientasi berbeda. Proyek tersebut berfokus pada penyebaran data arkeologis dan historis dengan model akses terbuka yang dilengkapi mekanisme telaah sejawat,[11] sedangkan OpenHistoricalMap menekankan kontribusi sukarela berdasarkan prinsip Informasi geografis sukarela.[1]

Pada tahun 2016 proyek ini mengalami kegagalan perangkat keras akibat kerusakan hard disk drive, namun sebagian besar data dapat dipulihkan berkat cadangan yang dimiliki oleh kontributor.[10] Sejak tahun 2017, pengelolaan infrastruktur teknis proyek dilakukan oleh GreenInfo Network, yang berbasis di Oakland, California, dan Development Seed, yang berbasis di Washington, D.C.[12][13] Pada tahun 2018 penyedia layanan Topomancy, menghentikan operasinya dan menyerahkan kepemilikan domain kepada Wikiwar Heritage Council, lembaga yang mendukung pelestarian warisan digital dan informasi sejarah.[14]

Pada tahun 2020 OpenHistoricalMap memperkenalkan fitur time slider, yang memungkinkan pengguna menelusuri data peta berdasarkan rentang waktu tertentu. Fitur ini memberikan kemampuan analisis temporal terhadap perubahan geografis, seperti batas wilayah, jaringan transportasi, dan penamaan tempat. Inovasi tersebut berkontribusi pada peningkatan partisipasi komunitas dan perluasan basis data historis.[1] Pada Mei 2021 OpenHistoricalMap menjadi proyek resmi dari OpenStreetMap U.S., organisasi nirlaba yang berfungsi sebagai cabang lokal dari OpenStreetMap Foundation.[15]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 3 Litvine, Alexis; Gouj, Hanae El; Meyer, Jeff; Starzec, Arthur; Thévenin, Thomas; Séguy, Isabelle; Mimeur, Christophe; Hare, Doriane; Boissard, Raphaëlle (2022-11-11). "Setting a standard for open and collaborative data acquisition for historical cartography: digitizing the french État-major maps as a collaboration between the ANR COMMUNES and open historical maps". Proceedings of the 6th ACM SIGSPATIAL International Workshop on Geospatial Humanities. GeoHumanities '22. New York, NY, USA: Association for Computing Machinery: 1–7. doi:10.1145/3557919.3565811. ISBN 978-1-4503-9533-5.
  2. Ferreira, Karine R.; Ferla, Luis; Queiroz, Gilberto R. de; Vijaykumar, Nandamudi L.; Noronha, Carlos A.; Mariano, Rodrigo M.; Taveira, Denis; Sansigolo, Gabriel; Guarnieri, Orlando (2018-12-30). "A Platform for Collaborative Historical Research based on Volunteered Geographical Information". Journal of Information and Data Management (dalam bahasa Inggris). 9 (3): 291–291. doi:10.5753/jidm.2018.2046. ISSN 2178-7107.
  3. Cox, Adam (2023-09-02). "Toward a Georeferencing Commons: A Crowdsourcing Case Study and the Creation of OldInsuranceMaps.net". Journal of Map & Geography Libraries. 19 (3): 160–184. doi:10.1080/15420353.2024.2326812. ISSN 1542-0353.
  4. Nito, Mariana Kimie da Silva; Soster, Sandra Schmitt (2020-06-28). "PATRIMÔNIO DE CÓDIGO ABERTO: tensionando informação, participação e tecnologia". Revista FÓRUM PATRIMÔNIO: Ambiente Construído e Patrimônio Sustentável (dalam bahasa Portugis). 11 (1). ISSN 1982-9531.
  5. Jovanović, D. (2022-08-05). "FROM QGIS TO PYTHON: COMPARISON OF FREE AND OPEN TOOLS FOR STATISTICAL ANALYSIS OF CULTURAL HERITAGE AND DATA REPRESENTATION". The International Archives of the Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciences (dalam bahasa English). XLVIII-4-W1-2022: 229–236. doi:10.5194/isprs-archives-XLVIII-4-W1-2022-229-2022. ISSN 1682-1750. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  6. 顏銘輝 (2022-04-20). "行山|共享地圖OpenStreetMap爆改地名大戰 山友憂慮增加意外". 香港01 (dalam bahasa Chinese (Hong Kong)). Diakses tanggal 2025-11-05.
  7. Sinnott, Tim (2023-04-21). "OpenHistoricalMap Cartography — Past, Present, and Future". Medium (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-05.
  8. "OpenHistoricalMap | OpenStreetMap US". openstreetmap.us. Diakses tanggal 2025-11-05.
  9. "OpenHIstoricalMap - HIstorical Geography Wiki Style". Slideshare (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-05.
  10. 1 2 "A Brief Technical History of OpenHistoricalMap | OpenStreetMap US". openstreetmap.us. Diakses tanggal 2025-11-05.
  11. "Open History Map | Archeologia e Calcolatori" (dalam bahasa Inggris). doi:10.19282/ac.28.2.2017.44.
  12. "An Open Data Map of World History". GreenInfo Network (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-05.
  13. "Update on OpenHistoricalMap: Using the OpenStreetMap stack live with vector tiles | OpenStreetMap US". openstreetmap.us. Diakses tanggal 2025-11-05.
  14. Warren, Rob H. (2018-05-23). "[OHM] News regarding OpenHistoricalMap". Diakses tanggal 2025-11-05.
  15. "OpenHistoricalMap Welcomed As An OSM US Charter Project | OpenStreetMap US". openstreetmap.us. Diakses tanggal 2025-11-05.